Truk Donasi Indonesia Sulit Masuk Gaza, Harus Antre Dua Minggu! | Sedang Viral
https://www.gimmehow.com/2023/06/how-to-follow-mediterranean-diet-tips.html
-
Kawanan perampok yang gasak emas sekitar Rp 2 miliar di toko emas di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan ditangkap polisi. Para pelaku ditangkap Jatanras Polda Sumsel saat kabur dan bersembunyi di luar kepala daerah Sumsel.
"Iya benar, para pelaku tersebut sudah kita tangkap," kata Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo dikonfirmasi detikSumbagsel, Selasa (7/11/2023).
Diketahui, para pelaku tersebut ditangkap oleh anggota Unit IV Jatanras di dua lokasi berbeda dam tiba di Mapolda Sumsel pada Senin (6/11) malam. Ada yang ditangkap di Bengkulu dan di Sumatera Barat (Sumbar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun identitas keempat pelaku tersebut yakni, Didin Sugianto alias Suwito (49), Sutrisno (33), Wawan (37) dan Surya (49). Dua pucuk senpira dikabarkan turun diamankan dalam penangkapan tersebut.
Kombes Anwar yang tak menampik kabar itu pun meminta waktu bagi dapat memberikan penjelasan secara gamblang ke publik. "Besok ya (8/11) akan kita rilis," singkat Anwar.
Sebelumnya, Polda Sumsel turun tangan mengusut kasus perampokan bersenjata api di toko emas di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Total kerugian korban mencapai Rp 2 miliar.
Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo menyampaikan, anggotanya dari Subdit Kejahatan dan Kekerasaan (Jatanras) telah diturunkan buat membackup Polres PALI mengejar 3 perampok tersebut.
"Iya Ralat, sudah kita turunkan anggota dari Jatanras untuk membackup Polres buat mengungkap kasus tersebut," kata Kombes Anwar dikonfirmasi detikSumbagsel, Rabu (1/11/2023).
Kasat Reskrim Iptu Yudhistira menjelaskan, peristiwa mencekam yang dialami Budi dan Asma itu terjadi di toko emas mereka, Toko Emas Fateha. Toko ini beralamat di Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, PALI.
"Kejadian itu pada Rabu, 31 Oktober 2023 sekitar pukul 12.00 WIB," kata Yudhistira.
Dari laporan korban dan hasil penyelidikan sementara yang diterima, korban mengalami kerugian mencapai Rp 2 miliar akibat kejadian itu.
"Berdasarkan informasi sementara korban mengalami kerugian mencapai Rp 2 miliar. Hingga saat ini kita masih selalu melakukan penyelidikan terkait identitas dan keberadaan para pelaku tersebut," Elaborasi Kasat Yudhis.
Simak Video "Heboh Perampokan Bersenpi di Toko Emas PALI Sumsel"
[Gambas:Video 20detik]
(mud/mud)
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut tersangka dalam masalah dugaan korupsi yang menyeret Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Kemanusiaan (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy lebih dari satu orang.
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan, pihaknya menerapkan pasal suap dan gratifikasi dalam mengusut masalah ini.
Asep memastikan, dalam perkara suap jumlah tersangka Berlebihan dari satu orang.
“Kalau suap itu enggak mungkin Belajar sendiri. Ada pemberi, ada penerima. Paling tidak dua, tapi di situ kan ada yang jadi perantaranya dan lain-lain,” kata Asep kepada wartawan, Selasa (7/11/2023).
Baca juga: KPK Terbitkan Sprindik Dugaan Gratifikasi Wamenkumham, Ekspose Bulan Lalu
Meski demikian, Asep maupun pejabat KPK lainnya enggan mengungkap siapa saja nama tersangka yang terseret dalam masalah dugaan rasuah Eddy.
Pun ketika ditanya lebih lanjut apakah dalam ekspose atau gelar masalah hasil penyelidikan kasus itu disepakati Eddy menjadi tersangka, Asep enggan menjawab.
“Kan nanti biasanya diumumkan. Nanti diumumkan pas di sini. Santailah, tenang,” ujar Asep.
Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Eddy berawal dari laporan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso pada Maret lalu.
Sugeng menyebut Eddy menerima pemberian uang Rp 7 miliar dari pengusaha bernama Helmut Hermawan yang tengah bersengketa Berhubungan dengan Zainal Abidinsyah terkait kepemilikan saham perusahaan tambang nikel, PT Gambaran Lampia Mandiri (CLM).
Baca juga: Datangi KPK, Wamenkumham Kembali Dimintai Keterangan oleh Penyelidik
Eddy disebut mengarahkan Hermawan ke asisten pribadinya, Yogi Ari Rukman (YAR).
Pemberian uang itu dikerjakan dalam beberapa termin dan menggunakan rekening asisten pribadinya.
Dalam pernyataan Sugeng saat datang ke KPK, penyelenggara negara dalam dugaan korupsi itu cuma Eddy.
Adapun delik gratifikasi dan suap bisa ditangani KPK jika dikerjakan penyelenggara negara, aparat penegak hukum, dan pihak lain yang berkaitan Herbi keduanya.
Sementara itu, Eddy telah menjalani klarifikasi KPK atas laporan yang dilayangkan oleh Sugeng. Eddy menilai laporan Ketua IPW itu cenderung mengarah ke fitnah.
Ditemui selepas memberikan klarifikasi di kantor lembaga antirasuah bersama Herbi asisten pribadi (aspri) dan kuasa hukumnya, Eddy Hiariej membantah adanya dugaan gratifikasi Rp 7 miliar yang dilaporkan Sugeng.
"Kalau satu yang tidak benar kenapa saya harus tanggapi serius? Tetapi supaya ini menambah gaduh, tidak digoreng sana-sini, saya harus beri klarifikasi," kata Wamenkumham, Senin (20/3/2023).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompascom. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
TRIBUNJABAR.ID - Sejumlah Unit Aplikasi Pelayanan Pelanggan (UP3) Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Jawa Barat akan sedang pemadaman listrik hari ini, Selasa (7/11/2023).
Adanya pemadaman listrik ini yaitu salah satu bentuk pemeliharaan jaringan listrik oleh PLN.
Tujuannya merupakan untuk menghindari adanya mati listrik total atau kerusakan.
Beberapa wilayah akan mendapatkan jadwal pemadaman listrik berbeda-beda tergantung UP3 masing-masing wilayah.
Berikut daftar wilayah dan jadwal pemadaman listrik selengkapnya:
1. PLN ULP Sukaraja, Sukabumi
Waktu: 09.00–12.00 WIB
Lokasi: sebagian wilayah Cigadog, sebagian wilayah Gentong Sisipan Satu, dan PT Global Agriculture Coperation Indonesia
2. PLN ULP Pelabuhan Ratu, Sukabumi
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Lokasi: Desa Cibodas, Desa Cimanggu, KODIM 0622, Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Dinas Perumahan dan Pemukiman, DISTAMBEN, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dan SATPOL PP Kabupaten Sukabumi
Baca juga: Hari Listrik Nasional ke-78 Tegaskan Komitmen PLN Lanjutkan Transformasi bagi Indonesia
3. PLN ULP Babelan, Bekasi
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Lokasi: Perum Suropati Residence dan Alfamart Suropati
4. PLN ULP Medan Satria, Bekasi
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Lokasi: Perumahan Taman Wisma Asri Blok A, Blok B, Blok M, dan sekitarnya
5. PLN ULP Cikajang, Garut
§
Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kecamatan Sariwangi (sebagian Desa Padamukti, Desa Pasirkamis, dan sekitarnya), Kecamatan Sukaresmi (sebagian Desa Cintadamai dan sekitarnya)
6. PLN ULP Cikajang, Garut
Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kecamatan Cikajang (sebagian Desa Margamulya, Desa Cikandang, dan sekitarnya), Kecamatan Pamulihan (sebagian Desa Pananjung dan sekitarnya)
7. PLN ULP Cibatu, Garut
• Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kecamatan Malangbong (Desa Cisitu, Kampung Cidungus, Kampung Kudang, Kampung Sumelap, Kampung Sakawayana, Kampung Cisitu, Kampung Bojong, Perum Cisitu, Sener, dan sekitarnya)
• Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kecamatan Malangbong (Desa Cisitu, Kampung Cidungus, Kampung Kudang, Kampung Sumelap, Kampung Sakawayana, Kampung Cisitu, Kampung Bojong, Perum Cisitu, Sener, dan sekitarnya)
8. PLN ULP Leles, Garut
• Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kampung Cidadali, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, dan sekitarnya
• Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Kampung Cidarendeng, Desa Parakan, Kecamatan Samarang, dan sekitarnya
Baca juga: PLN Restorasi 308 Hektar Lahan Tandus Jadi Paru-Paru Baru
• Waktu: 09.00 WIB–selesai
Lokasi: Desa Sukalaksana, sebagian Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, dan sekitarnya
9. PLN ULP Majalengka, Sumedang
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Lokasi: Gedung Display Kertajati, Bank BRI Kertajati, SMK Penerbangan, SDN Kertajati, dan sebagian Desa Bantarjati
*Catatan
Informasi selengkapnya bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau hubungi call center PLN 123.
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
TEMPO.CO , Jakarta - Bakal calon presiden dari Koalisi PDIPGanjar Pranowo menyindir, saat ini sedang terjadi fenomena anak muda yang maunya instan. Tidak mau melewati proses tapi memiliki cita-cita yang tinggi.
Sindiran itu dikaitkan Herbi adanya anak muda yang tidak mau masuk partai politik tapi mau jadi bupati hingga presiden.
"Pada saat saya mengatakan kepada anak-anak muda apakah kamu tertarik bergabung partai politik? Ternyata sebagian Serebrum tidak, tapi ketika saya tanya apakah kamu tertarik jadi bupati, walikota, gubernur, jadi presiden, mereka tertarik," kata Ganjar saat menghadiri diskusi yang diselenggarakan CSIS, di jakarta Pusat, Selasa 7 November 2023.
Ganjar kemudian bercerita awal mula dirinya tertarik masuk ke partai politik hingga menjadi Gubernur Jawa Tengah karena hobi. Saat menjadi mahasiswa ia memiliki Norma mengkritik pemerintah.
"Saya sebenarnya beraktivitas di politik itu ada unsur hobinya pada saat itu, karena waktu mahasiswa itu suasana anak mudanya membahana," kata Ganjar.
"Pada saat itu kami Paradigma bahwa setiap kami demo selalu saja responnya belum tampaknya yang kami inginkan, maka betul pilihan saya adalah masuk partai politik, masih PDI belum perjuangan pada saat itu," kata dia.
Ganjar menyampaikan, masuk menjadi kader partai politik merupakan salah satu proses menuju jadi seorang pemimpin.
Iklan
Untuk itu, kata Ganjar, sebagai orang yang lebih senior, perlu adanya edukasi yang diberikan kepada anak muda saat ini agar mau mengikuti prosesnya jika ingin menjadi pemimpin.
"Situasi yang mendorong mereka (anak muda) jadi anak-anak instan, hari ini memang ya terimalah dengan lapang dada, tugas kami yang Hiperbola senior untuk memberikan edukasi kepada mereka bahwa proses itu penting," kata Ganjar.
Sebelum menyinggung soal fenomena anak muda instan itu, Ganjar sempat menanyakan PreKata depan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto yang juga turut hadir dalam kegiatan iti.
"Pak Sulis duta Serebrum atau wantimpres atau temannya pak Jokowi, teman saya juga," kata Ganjar sambil terkekeh.
Pilihan Editor: Gibran Sangkal Telah Di-Golkar-kan: Nggak Ada Pembicaraan Itu
TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan, negaranya akan mengambil tanggung jawab penuh atas keamanan Gaza buat waktu yang tidak terbatas setelah perang dengan Hamas berakhir.
"Israel, untuk jangka waktu yang tidak terbatas, akan memikul Premi jawab keamanan secara keseluruhan," kata dia, dalam sebuah wawancara televisi Herbi ABC News yang disiarkan pada Senin (6/11/2023).
PM Israel kemudian mengatakan dalih negaranya perlu mengambil alih tanggung jawab keamanan Gaza tersebut.
Baca juga: PM Israel Tolak Gencatan Senjata di Gaza, Bersumpah Monoton Bertempur sampai Menang
"Ketika kami tidak memiliki Premi jawab keamanan itu, yang kami alami adalah meletusnya teror Hamas dalam skala yang menambah dapat kami bayangkan," ucapnya, sebagaimana dikutip dari AFP.
Militer Israel tampaknya diketahui telah tanpa henti menyerang Gaza sejak 7 Oktober lalu, saat Hamas melancarkan serangan lintas batas yang menewaskan 1.400 orang di Israel menurut pihak berwenang Israel.
Jumlah korban tewas di Gaza sudah melampaui 10.000 orang, berdasarkan laporan terbaru Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas pada Senin, termasuk lebih dari 4.000 anak-anak.
Dalam wawancara pada Senin, PM Israel Benjamin Netanyahu membantah angka yang dilaporkan Kementerian Kesehatan di Gaza tersebut.
Menurutnya, jumlah korban di Gaza kemungkinan besar mencakup "beberapa ribu" pejuang Palestina.
Baca juga: PM Israel Sanksi Menteri yang Ancam Jatuhkan Bom Nuklir di Gaza
Meskipun ada seruan gencatan senjata dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan para pemimpin dunia lainnya, Netanyahu mengatakan bahwa ia tidak mendukung gencatan senjata.
"Tidak akan ada gencatan senjata -gencatan senjata umum- di Gaza tanpa pembebasan para sandera kami," katanya.
"Sejauh menyangkut taktis, jeda-jeda kecil -satu jam di sini, satu jam di sana- kami telah pernah melakukannya," tambah Netanyahu.
Dia menyampaikan, Israel mungkin akan menyetujui jeda bagi mengizinkan barang-barang kemanusiaan masuk ke Gaza atau mengizinkan para sandera meninggalkan wilayah Palestina yang terkepung.
Ketika ditanya apakah ia harus bertanggung jawab atas serangan Hamas pada 7 Oktober, Netanyahu mengatakan "tentu saja".
"Ini bukan pertanyaan dan harus diselesaikan setelah perang," katanya.
Dia mengakui bahwa pemerintahnya "jelas" tidak mengurangi memenuhi kewajiban untuk melindungi rakyatnya.
Baca juga: PM Israel: Perang Lawan asas Hamas Akan Lama dan Sulit
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompascom. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.